Selama 15 Menit Empat Orang Periksa Pos Polisi di MH Thamrin-Sarinah

oleh

Uri.co.id – Kerusuhan aksi 22 Mei 2019 berdampak bagi yang berada di sekitar lokasi aksi tersebut.

Pos polisi di Simpang empat MH Thamrin-Sarinah menjadi salah satu tempat yang terdampak karena aksi tersebut.

Pantauan Uri.co.id, pos polisi ini tak lagi memiliki kaca jendela.

Ketiga jendela di pos tersebut sudah hilang dan dinding di sekitar tempat meletakkan jendela pun sudah rusak. 

Tak beda jauh, pintu masuk pos polisi tersebut juga sudah kehilangan kacanya.

Dinding bagian dalam pos ini pun terlihat menghitam akibat dibakar. 

Sejumlah potongan semen dan cat yang mengelupas dari dinding nampak berserakan di lantai dinding.

Ada pula kabel yang masih menjuntai di dalam pos tersebut. 

Pos ini sendiri telah disegel dengan police line atau garis polisi warna kuning. 

Sekira pukul 12.05 WIB, mobil polisi bertuliskan Puslabfor nampak merapat di dekat pos polisi tersebut.

Empat orang yang terdiri dari 3 pria dan 1 wanita, turun dari mobil itu. 

Mereka mengenakan rompi ataupun kaus kerah warna biru bertuliskan Puslabfor Polri.

Beberapa diantaranya membawa peralatan dalam tas serta kotak kecil. 

Sekitar 15 menit lamanya mereka nampak memeriksa pos polisi yang rusak tersebut.

Awak media tidak diperbolehkan mendekat untuk melihat proses identifikasi yang dilakukan oleh mereka.

Adapun dari gerak geriknya, mereka terlihat mengambil sejumlah sampel hingga membawa beberapa temuan dari pos tersebut.

Mereka pun beranjak dari lokasi setelah selesai melakukan pekerjaannya. 

Sebelumnya diberitakan, dua hari pasca kerusuhan massa pada tanggal 22 Mei 2019, kondisi Simpang empat MH Thamrin-Sarinah tampak kondusif, Sabtu (25/4/2019). 

Pantauan Uri.co.id, simpang empat ini mulai dapat dioperasikan dan dilewati oleh pengendara motor maupun mobil. 

Akan tetapi arus lalu lintas hanya dioperasikan dari arah Jl. Wahid Hasyim menuju Sarinah ataupun sebaliknya. 

Sementara akses Jl MH Thamrin menuju Jl Medan Merdeka Barat (arah Patung Kuda) serta menuju Bundaran HI masih ditutup. 

Pengendara mobil dan motor tampak lalu lalang dan memacu kendaraannya dengan kecepatan cukup tinggi. 

Pasalnya lampu lalu lintas belum dioperasikan kembali. Semakin beranjak ke tengah hari atau sekira pukul 11.30 WIB, kawasan ini tampak semakin ramai. 

Terlihat di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) masih terpasang pagar kawat berduri hingga separator jalan atau barrier beton. 

Kondusifnya suasana di kawasan ini semakin terasa, tatkala sejumlah orang-orang nampak lalu lalang. 

Mulai dari pasangan muda, orang tua, hingga ibu dan anaknya terlihat berjalan kaki menyusuri barrier beton yang menutup Jl MH Thamrin menuju Bundaran HI. 

Tak nampak ketakutan dari raut wajah mereka ketika melewati jalanan ini. Bahkan, beberapa diantaranya nampak mengabadikan momen melalui gawai mereka. 

Kebanyakan masyarakat berfoto dengan latar kantor Bawaslu yang masih ditutup dengan pagar kawat duri. 

Spot yang paling sering digunakan berfoto adalah persimpangan dekat Starbuck. 

  Uri.co.id  Tim Puslabfor Polri Cek Pos Polisi di Simpang Empat MH Thamrin-Sarinah

()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!