Dua Pekerja Cuci Mobil Tewas dalam Tangki Truk Pertamina, Begini Penuturan Saksi

oleh

Uri.co.id – Dua orang pekerja tempat cucian mobil ditemukan tewas dalam tangki truk Pertamina.

Kejadian tersebut lantas menghebohkan daerah Dusun Pereng, Desa Purworejo, Kecamatan Jenu, Tuban, Senin (3/6/2019), siang.

Penemuan mayat tersebut terungkap saat pengemudi dump truk datang ke tempat cucian mobil milik Sumijan (35) untuk mencucikan kendaraannya.

Lalu pekerjanya yang biasa mencuci kendaraan tidak ada padahal kran airnya nyala terus.

Setelah tidak menemukan pekerja cuci akhirnya saksi naik ke atas tangki yang usai melakukan pengiriman BBM jenis solar itu.

“Kedua pekerja cuci mobil itu sudah berada di dalam tangki paling belakang, posisinya kepala di bawah dan air masuk dari atas. Saya kemudian memanggil yang punya cucian dan melaporkan ke polisi,” ujar Firdaus, sopir dump truk tersebut.

Petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi kejadian.

Untuk mengangkat jenazah di dalam tangki berukuran 8.000 liter tersebut, petugas mendatangkan tim Sar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban.

Termasuk dengan menggunakan oksigen untuk masuk ke dalam tangki truk tersebut.

“Kita mendapatkan laporan masyarakat kemudian datang untuk olah TKP. Kita meminta bantuan dari tim BPBD untuk melakukan evakuasi korban,” terang Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Mustijat Priyambodo.

Evakuasi dua korban tersebut sempat membuat sulit petugas, karena tubuh keduanya yang cukup besar berada di dalam truk tangki.

Satu persatu korban berhasil diangkat dari dalam tangki BBM yang telah merenggut nyawa tersebut.

Hasil penyelidikan polisi menduga, korban kekurangan oksigen saat membersihkan bagian dalam tangki bekas isi Solar.

“Evakuasi memakan waktu sekitar 20 menitan lebih, kedua korban itu diduga kekurangan oksigen saat membersikan bagian dalam tangki. Kalau ada unsur pidana akan kita proses hukum,” Pungkasnya.

Informasi yang didapat, truk tangki BBM itu masuk di cucian mobil sekitar pukul 09.00 WIB.

Lalu korban yang merupakan pekerja cucian itu langsung membersihkan bagian dalam tangki, hingga akhirnya ditemukan tak bernyawa.

Heboh Penemuan Mayat Gadis tanpa Identitas, 3 Tusukan di Perutnya 

Seorang gadis remaja ditemukan tewas mengenaskan pada  Jumat (17/5/2019), sekitar pukul 13.10 WIB.

Gadis tersebut diperkirakan berusia 15 tahun 

Gadis malang itu ditemuan dalam keadaan tertelungkup dengan kondisi luka tusuk sebanyak tiga liang dibagian perutnya di parit jalan menuju kebun warga.

Adanya temuan mayat tersebut, Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono didampingi Kapolsek Lubuklinggau Barat Iptu Suryadi langsung meninjau lokasi penemuan mayat.

“Saya sudah melihat lokasi, identitasnya belum diketahui, kita lihat ada tiga tusukan dibagian perutnya.”

“Korbanya wanita kalau saya perkirakan usianya 20 tahun,” katanya saat dibincangi Uri.co.id.

Dwi mengungkapkan, anggotanya telah melakukan penyisiran dan informasi yang ia terima dari hasil visum dokter dan laporan anggota di Rumah Sakit Sobirin mayat tersebut merupakan korban pembunuhan.

“Visumnya merupakan korban kekerasan, tapi korban seksual belum ada mengarah ke sana, anggota kita dari Reskrim dan Polsek sudah melakukan olah TKP dan Identifikasi,” paparnya.

Dwi menambahkan, korban diduga diperkirakan di bunuh sekitar pukul 10.00 WIB, hal itu dilihat dari lukanya yang masih baru.

Apalagi kalau dibunuh malam, orang ada yang lewat ke kebun dan pasti melihatnya.

“Kalau melihat ditemukan kemungkinan siang pukul 10.00 WIB apalagi kondisinya lukanya masih baru pagi orang banyak lewat.”

“Namun orang bisa juga tidak melihatnya mengingat posisinya agak tersembunyi,” terangnya.

Bahkan berdasarkan hasil penyidikan dan olah TKP sementara anggota belum menemukan ciri-ciri tanda pengenal dan identitas menunjukan jika korban itu siapa.

Dwi pun mengimbau, kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya harap segera melapor ke Polres Lubuklinggau sehingga siapa pelakunya bisa terungkap.

“Kalau ada yang mengenal segera melapor sehingga langsung dilakukan penyelidikan dan diketahui siapa yang tersangkanya,” ucapnya.

Mayat tersbeut ditemukan warga Jalan Mangga, RT 04 Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Berdasarkan informasi dihimpun penemuan tersebut bermula saat Ali Hanafiah (60 tahun) warga setempat pulang dari kebunnya di wilayah di Sungai Kelingi.

Saat tiba dilokasi jalan jurang tak jauh dari rumahnya.

Di bawah jembatan parit penyeberangan ia dikagetkan melihat sosok mayat wanita mengenakan baju merah dan celana hitam.

Seketika itu Ali Hanafiah langsung berlari menemui ketua RT setempat.

Ia juga langsung melapor ke Polsek Lubuklinggau Barat.

Mendengar ada penemuan mayat warga langsung heboh.

Mereka langsung berlari untuk melihat mayat tersebut.

Namun setelah dilihat tidak ada satu pun warga yang mengenalnya, bahkan warga setempat yang kehilangan anggota keluarganya.

“Tidak ada warga sini, kami tadi sudah lihat. Tidak ada juga warga sini yang kehilangan anggota keluarga,” kata Ali warga setempat.

SUBSCRIBE YOU TUBE MANADO:

 Uri.co.id  Geger Dua Pekerja Pencucian Ditemukan Tewas dalam Tangki Truk BBM ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!